CARA JITU DAN GRATIS MENINGKATKAN JUMLAH PENGUNJUNG WEBSITE


Sebagai seorang blogger atau pemilik suatu website tentunya menginginkan websitenya selalu ramai pengunjung setiap harinya. Seperti toko online misalnya, butuh traffic yang tinggi karena target konsumennya pun besar, mencakup semua area. Begitupun juga dengan blog, apabila kita memiliki blog berharap blog kita banyak yang mengunjungi dan membaca apa yang kita tuliskan tentunya. 
Mungkin sejak awal anda membuat blog atau website, anda sudah mencoba segala cara dan upaya untuk meningkatkan pengunjung blog. Mulai dari menulis dan menerbitkan artikel secara konsisten, membagikan ke media social yang anda miliki, atau bahkan sampai memasang iklan untuk meningkatkan traffic blog. Tetapi disayangkan, belum mendapatkan jumlah pengunjung yang diinginkan. Lalu, apa ada yang salah dengan cara kita mengelola website atau blog? 
Tidak! Tidak ada yang salah dengan cara anda tersebut. Karena anda sudah melakukan upaya yang efisien untuk meningkatkan traffic blog atau website anda. Tetapi, yang anda lakukan jika hanya bermodal menulis dan menerbitkan artikel, membagikan ke media social, dan memasang iklan adalah kurang maksimal. Bahkan jika sudah sampai memasang iklan, pasti akan dikeluarkan biaya yang cukup mahal. 
Lalu bagaimana cara yang lebih maksimal untuk meningkatkan jumlah pengunjung blog atau website yang kita miliki? SImak baik – baik artikel yang saya tuliskan ini.

CARA JITU DAN GRATIS MENINGKATKAN JUMLAH PENGUNJUNG WEBSITE


1. Lengkapi Artikel 

Tulislah artikel yang menarik untuk dibaca oleh pengunjung. Tuliskan judul artikel yang sekiranya membuat calon pengunjung penasaran dengan isi artikel anda. anda bisa menuliskan artikel sesuai keahlian yang anda miliki. Jangan sampai anda menuliskan artikel diluar keahlian anda, karena bisa kehabisan ide ditengah anda menulis. 
Lalu untuk artikel yang sudah anda terbitkan, berapakah rata – rata panjang artikelnya? Apakah 300 kata sampai 500 kata? Jika iya, tulislah artikel – artikel selanjutnya yang lebih panjang, jika selama ini anda masih menuliskan artikel kisaran angka tersebut.
Berdasarkan hasil dari analisa backlink.io, rata – rata artikel suatu blog yang banyak pengunjung adalah memiliki panjang rata – rata lebih dari 1500 kata, bahkan bisa sampai 2000 kata. Dengan artikel yang lebih panjang, harapannya Google akan lebih memprioritaskan blog kita di halaman pertama pencarian atau biasa dikenal dengan Page One.
Tetapi, perhatikan apa yang anda tuliskan, sesuaikan dengan tema dari apa yang anda tuliskan di dalam artikel blog. Jangan sampai apabila membuat artikel tentang resep masakan, anda malah membuat artikel dengan begitu panjang. Karena pada dasarkan resep makanan berkisaran 600 kata sampai dengan 1000 kata saja.
2. Riset Password
Seperti pada point pertama diatas, apabila iingin menulis dan menerbitkan artikel dalam blog, disarankan sesuai dengan keahlian yang anda miliki, agar anda tidak kehabisan ide cerita untuk blog atau website anda. 
Hal terpenting selanjutnya selain artikel adalah Riset Keyword. Ide artikel anda mungkin bagus dan menarik untuk dibaca, tetapi tanpa melakukan riset keyword bisa menjadi kesalahan fatal bagi anda. Karena tanpa riset keyword akan menyulitkan artikel bahkan blog anda sulit untuk ditemukan mesin pencari. 
Dengan melakukan riset keyword, anda bisa menemukan kata kunci yang banyak dicari oleh pengunjung. Anda dapat melakukan riset keyword dengan berbagai cara. Anda bisa menggunakan bermacam – macam tools untuk membantu anda menemukan kata kunci yang tepat untuk blog atau website anda, contohnya saja adalah tools milik Google yaitu Google Trends (trends.google.com) .  Anda bisa menggunakan tool Google tersebut untuk membantu menemjkan kata kunci untuk blog atau website anda.

3. Target Long Tail Keyword

Langkah selanjutnya setelah anda melakukan riset keyword adalah, anda tentukan target Long Tail Keywordnya. Saat anda melakukan riset keyword, anda akan mendapatkan dua jenis kata kunci atau keyword yaitu Short Tail dan Long Tail. Istilah Short Tail terdiri dari dua kata saja, contohnya “Membuat Blog”, “Membuat Email”, “Resep Sop” dan lain sebagainya.
Short tail keyword memang cenderung memiliki tingkat pencarian yang cukup tinggi, tetapi persaingannya begitu ketat, karena hampir semua website menargetkan hal yang sama. Anda bisa menentukan target Long Tail Keyword terlebih dahulu sebelum anda memenangkan persaingan ketat pada Short Tail. Long Tail sendiri adalah kata kunci  yang memiliki panjang lebih dari tiga buah kata, contohnya “Cara Membuat Blog Dengan Mudah”, “Cara Membuat Email Gmail Gratis”, “Resep Sop Enak Dengan Bumbu Sederhana” dan lain sebagainya. 

4. LSI Keyword

Saat kita melakukan riset keyword, kita akan mendapatkan berbagai macam kata kunci yang mungkin sesuai dengan artikel anda. Namun, tidak jarang kata kunci yang tools riset keyword berikan bersifat kaku dan terbatas. Karena biasanya tools riset keyword menyeragamkan beberapa keyword menjadi satu kata kunci saja, sehingga membuat variasi kata kunci bersifat terbatas. 
Anda bisa mendapatkan variasi kata kunci dengan memakai LSI Keyword. Arti dari LSI Keyword sendiri  adalah Latent Semantic Indexing Keyword (Indikasi Semantik Laten). Dengan cara ini kita bisa menemukan satu topik yang saling berhubungan secara semantic. Untuk mendapatkan variasi kata kunci ini anda bisa menggunakan layanan LSIGraph atau LSIKeywords.

5. Tambahkan Gambar atau Visual

Untuk menarik perhatian calon pengunjung tidak cukup dari artikel saja yang menarik, tetapi juga ada faktor lain yang bisa menambah daya tarik bagi calon pengunjung blog. Jika pengunjung dihadapkan pada tulisan saja, pastinya pengunjung akan merasakan kebosanan saat membaca artikel yang kita terbitkan. 
Bounce Rate adalah istilah dari banyaknya pengunjung yang langsung meninggalkan website. Bounce Rate ini juga merupakan salah satu faktor daya tarik Google terhadap nilai hasil pencariannya. Apabila website anda memiliki bounce rate yang tinggi, harap berwaspada karena itu menandakan website anda tidak cukup membantu bagi pembacanya. Yang mengakibatkan turunnya hasil pencarian dan traffic secara otomatis akan turun juga.
Untuk mengatasi permasalahan ini, bisa dengan menambahkan visual gambar seperti infografik atau video. Hal ini untuk menjaga agar bounce rate tidak tinggi, karena pembaca merasa senang jika membaca blog kita.

6. Tingkatkan kecepatan Website

Website yang menarik tidak hanya dari segi artikel yang menarik saja, tetapi faktor penting lain yang berpengaruh terhadap traffic blog atau website adalah permasalahan kecepatan websitenya. 
Pengunjung akan secara otomatis meninggalkan website dan blog jika dirasakan lemot oleh pengunjung. Seperti riset yang telah dilakukan oleh Google, pengunjung akan meninggalkan website dan blog apabila kecepatan website memakan waktu lebih dari 3 (tiga) detik. Jika blog atau website anda memiliki waktu loading lebih dari 3 detik, kemungkinannya lebih besar untuk ditinggalkan pengunjung. Hal ini juga akan berpengaruh terhadap nilai bounce rate.


7. Website Responsif

Loading Website saja tidak cukup untuk meningkatkan jumlah traffic. Selain itu, anda juga harus memastikan bahwa website anda responsive untuk dibuka di semua jenis perangkat, baik itu desktop, ataupun mobile. 
Riset yang dilakukan oleh Google mengatakan, 94% pengguna internet saat ini mengakses internet menggunakan perangkat mobile atau melalui handphone. 

8. Internal Link

Internal link merupakan suatu link dari satu halaman ke halaman lain dalam satu website atau blog yang sama. Memang terdengar sepele, namun hal ini membantu Google memahami konteks dan hubungan antar halaman website, karena dengan ini Google akan mengetahui mana yang paling terpenting dari website atau blog anda. 

9. Tombol Share Sosial Media

Bagi pemilik blog atau website, tentunya menginginkan website kita dibaca banyak orang dan dibagikan ke orang lain. Karena semakin banyak orang membagikan halaman website kita, maka otomatis website kita bisa menjadi viral dan traffic kita akan menjadi tinggi. 
Agar semakin banyak pembaca dan yang membagikannya, maka dibutuhkan tambahan tombol share ke social media, baik itu di facebook, twitter, maupun di whatsapp dan telegram. 

10. Komunitas Online

Biasanya orang yang mempunyai minat atau pekerjaan yang sama, biasanya akan suatu komunitas baik itu di grup facebook, whatsapp, maupun telegram.
Anda bisa bergabung dalam komunitas – komunitas online yang sesuai dengan website yang anda kelola. Pilih salah satu atau beberapa dari komunitas yang ada. Bergabung di komunitas online bertujuan selain menambah koneksi dan bisa banyak belajar, anda juga bisa mempromosikan website anda teman – teman komunitas anda. 

11. Perbarui Konten Lama

Jangan pernah lupa mengevaluasi pada artikel – artikel yang telah anda terbitkan sebelum – sebelumnya. Hal ini cukup penting untuk mengetahui seberapa tinggi performa konten yang telah anda terbitkan di blog atau website.
Anda dapat melakukan evaluasi konten bisa dengan cara memperbaiki tulisan artikel, maupun menambah visual pada artikel website atau blog anda. 
Untuk mengetahui konten mana saja yang bisa anda evaluasi, anda bisa memanfaatkan fasilitas dari Google, yaitu Google Search Console. Dengan fasilitas ini, anda bisa mengetahui keyword mana saja yang memiliki performa rendah maupun tinggi. Jadi anda bisa lebih mudah menentukan mana artikel yang harus anda evaluasi maupun tidak. 
Jangan lupa juga, setelah anda melakukan evaluasi terhadap konten – konten anda, alangkah baiknya anda membagikan ke media social yang anda miliki, bisa di halaman pribadi media social anda maupun pada grup grup yang ada.

12. Perbaiki SEO

Traffic yang menjadi prioritas adalah traffic yang secara organic didapatkan. Memang, anda bisa juga mendapatkan traffic pada website atau blog anda dengan membagikan konten konten yang telah anda terbitkan ke media social. Tetapi sekali lagi, traffic yang menjadi prioritas adalah traffic yang didapatkan secara organic. 
SEO terbagi menjadi dua, yaitu SEO OnPage dan SEO OffPage. SEO OnPage adalah langkah – langkah mengotimasi website atau blog terhadap konten – konten yang diterbitkan. Mulai dari Judul, Url dan Permalink, isi pada artikel, heading. 
Berbeda dengan SEO OnPage, Seo OffPage adalah optimasi diluar website atau blog dengan elemen – elemen yang mempengaruhi nilai pada hasil pencarian di mesin pencari. Pada SEO OffPage yang paling mendukung adalah backlink dari website lain yang mengarahkan pada konten – konten yang kita terbitkan pada blog atau website kita. Masih banyak lagi elemen yang bisa kita terapkan untuk melakukan SEO OffPage ini.

Meningkatkan traffic pada website kita memang tidak mudah. Dibutuhkan banyak usaha dan ketelitian. Cara – cara yang telah saya tuliskan bisa anda terapkan untuk mencari traffic pada website atau blog kita. Cara diatas bisa kita lakukan secara mandiri sehingga tidak mengeluarkan uang untuk meningkatkan traffic website atau blog. 
Namun perlu dipahami apabila anda menerapkan cara – cara diatas, tidak begitu saja setelah anda melakukan upaya peningkatan pengunjung langsung menambah jumlah traffic kita. TIdak! Dibutuhkan kesabaran waktu yang cukup lama untuk meningkatkan nilai pada Google. 
Selamat mencoba cara – cara diatas, semoga berhasil mendapatkan pengunjung sesuai yang diharapkan. 

Belum ada Komentar untuk "CARA JITU DAN GRATIS MENINGKATKAN JUMLAH PENGUNJUNG WEBSITE"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel